Welcome To My Blog

Laman

Selasa, 01 Januari 2013

RESENSI NOVEL KARYA DEWI LESTARI SUPERNOVA "AKAR"


RESENSI NOVEL KARYA DEWI LESTARI
SUPERNOVA EPISODE AKAR


 IDENTITAS BUKU
Judul                           : Supernova; Akar
Penulis                         : Dewi “Dee” Lestari    Simangunsong
Jenis                            : Fiksi
Penerbit                       : Truedee Books
Cetakan Tahun            : Cetakan I  Oktober 2002
Tebal Buku                  : 221 Halaman
Panjang Buku              : 21cm
Lebar Buku                 : 13,5 cm

v   RIWAYAT KEPENGARANGAN
Dewi Lestari Simangunsong yang akrab dipanggil Dee ( lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 Januari 1976; umur 36 tahun) adalah seorang penulis dan penyanyi asal Indonesia. Dee pertama kali dikenal masyarakat sebagai anggota trio vocal Rida Sita Dewi. Ia merupakan alumnus SMA Negeri 2 Bandung dan lulusan Universitas Oarahyangan, jurusan Hubungan Internasional. Sejak menerbitkan novel Supernova yang popular pada tahun 2001, ia kemudian dikenal luas sebagai novelis.
Sukses dengan novel pertamanya yang berjudul “Supernova; Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh”, Dee meluncurkan novel keduanya, Supernova Dua berjudul “Akar” pada 16 Oktober 2002. Novel ini  sempat mengundang kontroversi karena dianggap melecehkan umat Hindu. Umat Hindu menolak dicantumkannya lambing OMKARA/AUM yang merupakan aksara suci BRAHMAN Tuhan Yang Maha Esa dalam Hindu sebagai cover dalam bukunya. Akhirnya disepakati bahwa lambing OMKARA tidak akan ditampilkan lagi pada cetakan kedua dan seterusnya.

v   SINOPSIS NOVEL
Talita Luna, Kesejatian hidup ada pada batu kerikil yang tertendang ketika kau melangkah menyusuri jalan. Kesejatian hidup ada pada selembar daun kering yang gugur tertiup angin. Kesejatian hidup ada air susu ibu yang yang merelakan putting payudaranya diisap oleh bayi manapun. Di Vihara Pit Yong Kiong, Pasuruan, di pelabuhan Belawan, di Penang, di Bangkok, di Laos, di Golden Triangle, di Cambodia, di Bandung, dimanapun kau hidup.

Tapi, dia mungkin tak terlihat pada arus politik yang menyudutkanmu pada pilihan kedigdayaan. Dia menyembunyikan diri dari teriakan- teriakan yang menggemakan perubahan. Kesejatian hidup tak memerlukan perubahan, namun juga tak menampiknya. Dia rebah pada semua kesederhanaan yang ada di sekelilingmu. Maka, carilah, dan kamu akan mendapatinya. Ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Mintalah, maka kau akan diberi.

Demikianlah Dewi Lestari mewakilkan sebuah upaya pencarian kesejatian hidup pada seorang tokoh bernama Bodhi. Seorang bayi yang di suatu pagi tergeletak di pintu Vihara. Dipungut, diasuh, dan dididik oleh seorang Pandita, Guru Liong. Merasa bahwa karma pada hidup masa lalunya sangat berat. 18 tahun dididik dengan ketat, termasuk penguasaan terhadap sebuah ilmu bela diri, Bodhi mengalami penyempurnaan bathin. Pemurnian spirit. Termasuk sejumlah pengalaman uniknya yang "merasa" menjadi ulat, tikus got, kucing, dan sapi.

18 tahun adalah waktu yang cukup, dan Bodhi mohon pamit. Bersama serombonga pendeta Buddha, Bodhi menyeberang ke Sumatera dan memutuskan menetap didaerah Belawan. Tanpa KTP, tak juga faham mengenai asal usul dan tanggal kelahirannya. Bekerja tiga bulan, mendapat upah, dan dibantu oleh Ompu Berlin untuk mendapatkan sejumlah dokumen identitas termasuk paspor, Bodhi menyeberang ke Penang. Disana dia bertemu dengan sejumlah backpackers yang kemudian "memberi" arah perjalanan berikutnya: Bangkok.

Bangkok surga bagi para backpackers. Ratusan pengelana dari mancanegara tumpah di sana. Bodhi tinggal di semua rumah penginapan Srinthip bersama sejumlah backpakers multi etnis. Penghuninya datang dan pergi. Masuklah Kell, seorang lelaki tampan, peranakan Irlandia dan Mesir. Lelaki tertampan yang mungkin pernah ada di bumi ini yang mempunyai tugas kehidupan untuk membubuhkan 617 tatto pada 617 orang untuk membuat dirinya menyongsong kemerdekaan paripurna setelah orang ke-617 membubuhkan tato yang ke-618 ketubuhnya. Lelaki yang kerap menyenandungkan Eye in The Sky-nya Alan Parson Project. Kell kemudian mengajarinya tattoo. Lalu, jadilah Bodhi seorangtattooist dan menjadikan itu sebagai cara untuk mendapatkan uang bagi biaya hidup sehari-hari.

Seorang backpacker perempuan bernama Star, berasal dari Hollywood, peranakan Eropa Timur dan Timur Tengah masuk dan menginap di Srinthip. Perempuan cantik dan tercantik yang pernah dilihat Bodhi. Perawakan tubuhnya sempurna. Perempuan inilah yang memperkenalkan dirinya dengan sebuah perasaan lain yang belum pernah dia rasakan sepanjang hidup. Star minta Bodhi mentattoonya tepat di payudara.Dan bergetarlah kulit semesta. Bergerolalah gelombang samudera. Erangan kesakitan Star sewaktu ditattoo adalah hasrat dedaunan yang mendambakan sapuan sinar matahari. Waktu berlalu dan mereka berpisah.Entah kenapa.

Bodhi meneruskan pencarian kesejatiannya. Star seolah menggenap kesempurnaan tattoonya dan pergi menyongsong kelana berikut. Keterserakan yang tak menyenangkan. Tapi hidup adalah keping-keping misteri yang baru terbuka setelah rebah sepenuhnya. Bodhi membiarkan semesta menuntun perjalanan selanjutnya. Bertemu dengan lelaki tua pengasuh Bob Marley, yang mengumandangkan reggae seolah cuma itu yang ada di bumi dan kahyangan. Bertemu kembali dengan Tristan, backpacker yang ditemuinya pertama kali di Penang. Mereka berdua bekerja di ladang ganja di Golden Triangle dengan upah USD 700 per minggu. Sekian bulan di sana Bodhi memiliki cukup uang untuk melanjutkan kembara berikutnya. Pulang ke Srinthip didapatinya Kell sudah tak ada. Ah, lelaki yang telah memberinya keceriaandan sebuah warna baru.

Rasa kangennya memuncak. Diputuskannya untuk pergi mencari Kell. Tak ada petunjuk. Tak ada berita. Dan dia pergi. Suara semesta dan kerinduannya adalah dua buah kompas sejati yang dia percaya akan mengantarkannya tepat waktu - tepat arah kepada Kell. Bodhi terdampar di sebuah pertarungan antar manusia ala Golden Triangle ditonton oleh ribuan petaruh. Diadu secara barbar di atas ring melawan gladiator raksasa. Pertarungan dahsyat dengan menggunakan sejumlah jurus wushu yang mendebarkan pun digelar.

Perjalanan itu begitu panjang dan melelahkan. Menembus belukar di antara desingan peluru. Menyusuri daratan ranjau. Disana dia betemu Epona, gadis penakluk ranjau. Disana pula ia bertemu kembali dengan Kell. Lalu, pada sebuah kunjungan ke lokasi ranjau, tattoo ke 618, angka kebebasan paripurna Kell, dirajahkan. Dalam dialog cerdas, konyol, menggelikan, dan bertabur air mata. Adegan mengejutkan, dan merupakan bagian terindah. Kebebasan itu datang dan menyapa dalam damai. Nikmati adegan ini sambil mendengarkan You Take My Breath Away-nya QUEEN. Berani sumpah, kau akan hening berjam-jam sesudahnya.
1.    Tema
Novel Supernova Episode Akar mengangkat kehidupan tokoh utama, Bodhi. Petualangannya dalam rangka menemukan “kesejatian”. Kesejatian tersebut diharapkan dapat menjawab pertanyaan yang selama ini jadi bahan perenungan dan kebimbangan Bodhi. Bodhi yang yatim piatu juga ingin mengetahui sebenarnya ia dari mana asalnya. Novel ini mengangkat sebuah kehidupan yang serba tidak pasti yang digambarkan lewat kehidupan seorang Bodhi dengan perjalanan backpacking-nya. Dalam kehidupan ini kita tidak tahu pasti apa yang akan kita hadapi.

    2. Alur
Alur yang digunakan dalam novel Supernova Episode Akar adalah alur campuran. Novel Supernova Episode Akar terdiri dari tiga bagian, yaitu: “Keping 34”, “Keping 35”, dan “Keping 36”. Keping 34 menceritakan tokoh Gio yang bertemu Chaska di Bolivia. Alur yang digunakan adalah alur maju. Keping 35 dimulai dengan kisah Bodhi pada masa kini. Kemudian kisah dengan alur mundur, yaitu Bodhi bercerita tentang pengalaman masa lalunya. Keping 35 pertama-tama menggunakan alur maju, kemudian alur mundur, selanjutnya alur maju. Alur keping 35 merupakan alur yang sangat kompleks. Keping 36 menggunakan alur maju.Berikut digambarkan alur novel Supernova Episode Akar.

3. Penokohan
1) Bodhi
Tokoh utama dalam novel Supernova Episode Akar adalah Bodhi. Bodhi adalah seorang laki-laki yang yatim piatu sejak kecil. Secara fisiologis, Bodhi berbadan kurus, kepalanya gundul, pada kepalanya ada susunan tulang seperti tulang belakang yang membelah mulai dari pucak dahi ke belakang dan menghilang perlahan di pangkal tulang leher.

"Ini bisa dipakai untuk menjelaskan kenapa ada susunan tulang seperti tulang belakang membelah kepalaku, mulai dari puncak dahi ke belakang dan menghilang perlahan di pangkal tulang leher. Mereka menjulukiku Klingon. Padahal sisa tubuhku yang lain sama seperti manusia biasa, jidatku tak lantas berlipat, dan aku pun kurus, tidak tinggi besar seperti makhluk Klingon dalam Star Trek." (halaman 29)



Penokohan Bodhi adalah sebagai berikut:
a. Putus asa terhadap kehidupan / membenci kehidupan Bodhi adalah tokoh yang kehidupannya penuh penderitaan, khususnya penderitaan batin. Sumber penderitaannya adalah ketidaktahuan akan identitasnya dan terutama indera keenam yang dimilikinya.
"Aku ingin si 'aku' mati. Siapapun itu sesungguhnya. Karena hidup ini terlalu sakit. Capek. Mau muntah. BLAH! PUAH! Hrrrrgkh . . . ]" (halaman 20)

b. Selalu merasa bimbang dan takut Karena masa lalunya dan pengalaman dengan indera keenamnya, Bodhi menjadi sosok yang mudah takut dan bimbang.
"Dan kalimatnya menggetarkan nadiku. Empat bulan lebih aku tidak merasakan keanehan apa-apa. Empat bulan lebih aku terbebas dari takut Tapi detik itu, aku kembali merasa terancam." (halaman 51)

2) Kell
Kell adalah seorang laki-laki berumur sekitar 35-an. Ayahnya orang Irlandia, ibunya orang Mesir. Kell berwajah tampan. Sifat tokoh Kell adalah suka berpetualang, humoris, dan mudah bergaul.
Namanya Kell. Umurnya barangkali sekitar 35-an. Ayahnya orang Irlandia yang juga pengelana, menikahi wanita Mesir, dan jadilah dia dengan kombinasi genetika yang sempurna. Kami semua berpikir kenapa dia tidak jadi bintang film. (halaman 49)
Di kamar, duduk santai di atas kantong tidurku, mereka bernyanyi bersahutan. No woman, no cry . . . , Kell bernyanyi asyik menghadap plafon, disambut si pria Thailand. No wo-man, no ka-aii!! Memangnya kamu sudah lama kenal dia? Aku bertanya pada Kell. Yang ditanya menggeleng sambil tertawa jahil. Nggak tuh, saya ngaku kenal kakaknya yang dagang kue di dekat pos polisi Khao San, jawab Kell ringan. (halaman 61)



3) Guru Liong
Guru Liong (Zang Ta Long) adalah seorang biksu yang berasal dari China. Guru Liong adalah orang yang mengasuh dan membesarkan Bodhi. Guru Liong mempunyai sifat penyayang, rajin, dan sabar.

4) Gio
Gio adalah seorang laki-laki yang punya pendirian kuat (keras kepala). Hal itu diperlihatkan saat ia memutuskan akan pergi ke Amazon untuk mencari Diva.

5) Chaska
Chaska adalah wanita janda kebangsaan Bolivia dan ia mempunyai anak bernama Paulo. Chaska menyayangi Gio dan menganggap Gio seperti anak kandungnya sendiri. Chaska mempunyai sifat humoris.

6) Tristan Sanders
Tristan Sanders adalah seorang backpacker asal Australia berambut gondrong. Ia adalah orang yang baik yang mau membantu Bodhi. Di awal tidak diceritakan agamanya, tetapi ketika Bodhi bertemu dengan Tristan Sanders, Tristan sudah menjadi seorang Budha yang taat.

7) Star (Ishtar Summer)
Star adalah seorang wanita cantik. Ia tamu di penginapan Srinthip dan satu kamar dengan Bodhi dan kawan-kawannya. Star berasal dari USA.

Selain tokoh-tokoh di atas, ada beberapa tokoh lain yang hanya sekilas muncul dalam novel yaitu: Azmil (tamu penginapan), Pak Sembiring (satpam penginapan), Ompung Berlin (pembuat pasport palsu), Jan, Clark, Robin, dan Yvonne (teman sekamar Bodhi), Keo (pemandu wisata), Georgy (backpacker dari Jamaika), Luca (backpacker yang bekerja di ladang opium dan marijuana), Dieth (sopir kendaraan penumpang), Sorn Sum (seorang tentara Khmer), Epona O’Leary (pekerja CMAC), Neang Ry (pekerja CMAC), Michael Simone (pekerja CMAC), Khieu Tang (pekerja CMAC), Bong (Ketua komunitas punk), serta Nabil dan Fadil (anak orang kaya yang mengikuti aliran punk).  Karena hanya sekilas muncul, maka sifat tokoh-tokoh tersebut tidak perlu dijelaskan secara rinci.

4. Latar
a. Latar Tempat
1) Bolivia
Perjalanannya ke Bolivia kali ini merupakan kala keenam Gio mengunjungi Rio Tuichi, tepat dalam jantung Taman Nasional Madidi yang melingkup dari Andes sampai Amazon. (halaman 4)

2) Indonesia (Bandung, Surabaya, dan Medan)
Aku baru tiba di stasiun Bandung dengan tujuan awal vihara Vipassana Graha di Desa Sukajaya, Lembang, yang kata orang jauh sekali sampai mendekati Cimahi. (halaman 23-24) Saya belajar hampir segalanya di Vihara Pit Yong Kiong, daerah Lawang, 6o-an km dari Surabaya ke selatan. (halaman 30)
Menyusupkan saya ke rombongan pandita yang akan pergi ke Medan, membelikan tiket,... (halaman 40)

3) Thailand
Hiruk-pikuk Hua Lamphong di kupingku mereda. Aku pun lanjut bercerita. Bangkok merupakan babak baru. Kelahiran baru.(halaman 48)

          4) Laos
Perjalanan ke Laos memang bagai mimpi, yang justru membuatku tersadar, sudah terlalu lama aku di Bangkok. (halaman 92)
        5) Kamboja
Setengah jam kemudian, pemandangan berubah. Kami telah tiba di kota. Pailin. (halaman 147)

b. Latar Waktu
Tidak dijelaskan secara eksplisit waktu terjadinya kisah dalam novel. Yang ada adalah waktu masa kini yaitu penceritaan pada keping 34 dan keping 63, serta sedikit bagian pada keping 35. Waktu masa lalu terlihat dalam keping 35 yaitu saat Bodhi menceritakan perjalanannya dari vihara sampai ke Kamboja.
5. Gaya Bahasa
Gaya penulisan novel dengan mengunakan pencampuran bahasa antar negara menghasilkan kekhasan pada novel tersebut. Supernova menggunakan beberapa bahasa seperti, Indonesia, Inggris, dan beberapa bahasa negara lain serta bahasa daerah di Indonesia. Novel dengan menggunakan pencampuran bahasa akan menambah keunikan novel tersebut. Memang, pada novel ini masih didominasi oleh bahasa Indonesia, akan tetapi penggunaan bahasa negara lain oleh tokohnya akan menambah pengetahuan pembaca tentang bahasa negara lain.
6. Alur
Alur yang digunakan adalah alur campuran antara alur maju dan alur mundur.
7. Sudut pandang
 Sudut pandang yang digunakan yaitu sudut pandang persona ketiga: “dia” (“dia” mahatahu) dan sudut pandang persona pertama “aku” (“aku” tokoh utama). 
8. Kelebihan Novel
Kelebihan buku Supernova episode Akar diamana dalam buku ini tidak lagi banyak dicantumkan footnote seperti Supernova Episode Kesatria, Puteri dan Bintang jatuh dimana banyak menggunakan catatan kaki dan istilah-istilah sains yang begitu awam untuk masyarakat umum. Disini pengarang juga menyampaikan bagaimana sebuah arti kesetikawanan tinggi antar sesama Backpakker dimana kesetekiakawanan tersebut ditunjukkan oleh tokoh Bodhi dan Kell. Dalam novel ini pengarang juga mengajarkan kita penguasaan beberapa bahasa asing, dan tidak adanya diskriminasi dalam suatu komunita
9. Kekurangan Novel
Menurut saya kekurangan dalam novel ini hanya penggunaan bahasa. Terkadang banyak mempergunakan bahasa tingkat tinggi yang tidak semua kalangan dapat memahaminya, walaupun penggunaanya tidak sebanya novel Supernova episode Pertama yang berjudul Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh.

***

Sabtu, 01 Desember 2012

WIRAUSAHA (PROSPEK WIRAUSAHA MERANGKAI BUNGA (FLORIST)



BAB I
PENDAHULUAN
1.1         Latar Belakang
Florist merupakan suatu kegiatan seni merangkai bunga yang merupakan suatu kegiatan seni merangkai bunga yang merupakan salah satu bentuk pendayagunaan kekayaan floral. Beberapa tahun sebelum masehi, sejak zaman Romawi, baik di daratan Eropa, Asia maupun di Indonesia, rangkaian bunga telah dikenal luas dan mengandung filsafat seni yang memukau.
Pada zaman ini, bunga-bunga telah digunakan secara luas oleh berbagai kalangan. Sejak itulah, kecantikan dan keindahan selalu diidentikan dengan bunga-bungaan. Bunga yang beranekaragam bentuk dan warna ditata dengan latar belakan daun-daun hijau tua sehingga menghasilkan suatu kombinasi warna dan bentuk yang menarik. Kegiatan merangkai bunga di Jepang dikenal dengan nama Ikebana. Ikebana adalah seni menrangkai bunga yang memannfaatkan berbagai jenis bunga, rumput-rumputan dan tanaman dengan tujuan dapat dinikmati keindahannya. Ikebana berasal dari Jepang tapi telah meluas keseluruh dunia.
Di Indonesia sebagian masyarakatnya telah lama menggunakan bunga-bunga untuk berbagai kegiatan penting seperti resepsi, upacara kenegaraan, dan juga upacara kenegaraan. Saat ini bunga sudah berupa hadiah dan pemberianberarti yang mewakili perasaan dan ungkapan bagi seseorang. Pada bunga pula orang dapat mencurahkan perasaan senang atas kebahagiaan yang sedang dinikmati orang lain. Kita pun dapat mecurahkan perasaan ikut berduka cita atas kemalangan yang menimpa orang lain.
Dengan adanya took florist, dapat membantu masyarakat yang menggunakan bunga sebagai salah satu pelengkap baik untuk hadiah, pemberian atauspun sebagai pelengkap untuk mengisi event tertentu.
Saat ini Florist merupakan salah satu jenis usaha yang sedang berkembang. Dengan demikian, banyaknya jenis usaha yang sejenis menimbulkan persainagn, sehingga dibutuhkan sebuah identitas visual bagi masing-masing florist untuk membedakan mereka dari florist yang lain.

1.2         Tujuan Penulisan
1.        Tujuan penulisan karangan ilmiah ini adalah untuk melengkapi tugas soft skill dengan mata kuliah Bahasa Indonesia 2 dengan dosen Ibu Desi Restiani.
2.        Untuk memberikan gambaran kepada pembaca prospek usaha dibidang merangkai bunga (florist).
3.        Untuk memberikan gambaran kepada pembaca faktor-faktor mengenai keberhasilan usaha merangkai bunga.
4.        Untuk memberikan gambaran kepada para pembaca faktor-faktor yang harus diwaspadai dalam menjalankan usaha merangkai bunga.
5.        Untuk memberikan wawasan kepada para pembaca cara menjalankan usaha florist yang baik.
6.        Untuk memberikan wawasan kepada pembaca, bagaimana mendapatkan ijin pembukaan usaha baru.
7.        Untuk memberikan gambaran rincian biaya dalam menggeluti usaha florist.




BAB II
HIPOTESA
2.1          Prospek Usaha
            Kegiatan penting seringkali diwarnai oleh bunga, atau momentum penting yang memiliki makna nostalgia dan tradisi juga berkait dengan penggunaan bunga sebagai ekspresi diri dan perhatian. Tradisi memberikan rangkaian bunga sebagai hadiah juga  tidak pernah surut dari tahun ke tahun semakin meningkat. Pemberian bunga kepada seorang perempuan oleh pasangannya, menunjukkan perhatian dan rasa cinta yang berbunga-bunga dan ungkapan rasa kasih sayang. Pada momentum pembukaan kantor atau launching suatu produk tertentu mengisyaratkan penggunaan bunga sebagai simbol kasih sayang dan perhatian terhadap sesama, klien dan rekanan.
Pengiriman rangkaian bunga sebagai ucapan selamat juga menandakan adanya rasa kasih sayang tulus terhadap suatu kejadian tertentu kepada rekan kerja atau rekan usaha.
Terdapat banyak momentum yang merupakan pasar bagi produk bunga. Pesta-pesta biasanya memerlukan dekorasi rangkaian bunga. Dengan demikian asalkan mampu menarik perhatian orang dengan bunga, maka hasil usaha merangkai bunga memiliki peluang pasar dan pangsa pasar usaha bunga masih tetap ada dan menjanjikan keuntungan.        
Usaha bunga akan semakin meraup keuntungan lebih besar manakala usaha ini diikuti dengan kesukaan atau hobi merangkai bunga.  Usaha ini dapat dijalankan secara mandiri atau tidak memerlukan biaya untuk menggaji karyawan. Jika usaha dilakukan di rumah sendiri, maka rumah berfungsi sebagai workshop sekaligus rumah produksi, sehingga dapat menekan biaya atau dianggap bebas biaya sewa.
Sementara itu, sistem online pelayanan bunga juga dapat dijadikan pilihan mengingat semakin terbatasnya waktu orang untuk pergi ke toko bunga. Melalui media internet atau media informasi lainnya memungkinkan cepatnya layanan transaksi.  Melalui e-bisnis misalnya mendorong orang membuka situs dan pelanggan akan menelepon dan melakukan proses pemesanan, dan dengan segera  pula dapat dikirimkan pesanan bunga yang dikehendaki.
Modal usaha bunga ini menuntut  keterampilan dalam merangkai bunga. Keterampilan ini dapat diperoleh secara otodidak atau melalui kursus. Usaha bunga dapat pula dipelajari melalui situs bunga yang memberi pembelajaran mengenai kursus merangkai bunga. Melalui media internet dapat dilakukan kursus merangkai bunga dari para perangkai bunga lulusan  luar negeri. Hasil kursus ini akan menolong dan menuntut pelaku usaha bunga menjadi perangkai bunga profesional  dan handal.

2.2         Faktor Keberhasilan Usaha Merangkai Bunga
Usaha bunga adalah usaha kegigihan dan ketekunan terhadap kreasi dan seni merangkai bunga, sehingga  keterampilan dan kesukaan terhadap bunga menjadi kunci keberhasilan usaha ini. Jika kita telah memiliki keterampilan dan pandai merangkai bunga, maka hal lain yang perlu dilakukan agar usaha bunga berhasil adalah sebagai berikut:

v   Memahami teknik dan cara memasarkan produk merangkai bunga secara sungguh-sungguh dan tekun.
v   Mengikuti dan mengambil kursus merangkai bunga dengan memperhatikan kecenderungan/trend saat ini agar didapat gaya atau model sesuai dengan trend dan kebutuhan pasar.
v   Mempunyai alat-alat merangkai yang lengkap. Hal ini penting karena akan menunjang efektivitas kerja Anda.
v   Mempersiapkan website/situs sebagai toko online. Untuk mewujudkan sistem online ini dapat menggunakan jasa pembuat website. Jika modalnya terbatas, menggunakan jasa lain yang jauh  lebih murah, di antaranya mahasiswa. Website /situs berisi informasi dan berbagal contoh hasil rangkaian, harga, spesifikasi bahan, dan nomor telepon pemesanan. Nama website/sitis sedapat mungkin mudah diingat oleh calon pelanggan.
v   Mencari pemasok bunga dan bahan-bahan lainnya. Salah satu kegiatan penting untuk usaha ini adalah mencari  pemasok bunga yang murah dan berkualitas termasuk juga pemasok pot, pita, dan bahan lainnya yang menunjang usaha merangka bunga. Aspek yang juga penting adalah sikap bekerja sama yang saling menguntungkan dengan perusahaan jasa pengiriman jika enggan membayar karyawan untuk mengantarkan produk rangkaian bunga ke alamat pemesan. Namun demikian, jika pesanan ternyata cukup banyak dan memerlukan pelayanan sesegera mungkin, maka usaha ini perlu merekrut karyawan yang bertugas mengantarkan pesanan kepada para pelanggan.

2.3         Faktor yang Harus diwaspadai Dalam Usaha Merangkai Bunga
Usaha bunga memerlukan perhatian dan daya tahan dalam menghadapi perilaku konsumen yang sangat bervariasi kebutuhan dan sikapnya. Oleh karena itu, menarik perhatian pembeli menjadi salah satu faktor kritis usaha ini. Pada awal pendirian perusahaan atau mengawali usaha  bunga memerlukan faktor ini. Namun demikian, sejalan dengan berkembangnya usaha dan dengan kreativitas tinggi, bunga hasil rangkaian secara lambat laun dan pasti  akan menarik perhatian pembeli. Upaya kreativitas dan inovatif terhadapproduk bunga yang dihasilkan menjadi langkah awal usaha dan promosi.  Kedua kegiatan ini sangat diperlukan dalam usaha bunga, bahkan secara kontinyu hal ini mungkin harus tersedia, sehingga perlu mengalokasikan biaya promosi.Walaupun usaha merangkai bunga cukup menjanjikan keuntungan, namun berikut disajikan beberapa hambatan usaha yang mungkin akan ditemui dalam usaha merangkai bunga.

v   Gaya rangkaian bunga yang dihasilkan dianggap masih terlalu standar atau kurang diterima oleh pasar. Karena itu, usaha ini senantiasa menuntut pelakunya untuk selalu mengasah dan meni ngkatkan keterampilannya. Pelaku usaha ini dituntut untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilannya dengan cara sering membaca buku, mendapatkan referensi, memperoleh informasi aktual, atau dan melakukan penjelajahan informasi melalui internet.

v   Kesulitan mendapatkan pasokan bunga, terutama sekali pemasok bunga untuk bunga-bunga khas atau bunga yang sulit didapat. Pada saat tertentu terdapat permintaan bunga impor, tetapi bunga tersebut sulit didapat. Permintaan untuk bunga impor cukup menguntungkan tetapi seringkali keingin­kan pelanggan terhadap bunga impor sering terhambat karena keterbatasaan pasokan. Oleh karena itu, usaha ini memerlukan upaya perluasan jaringan kerja sama  dengan para pemasok bunga dari dalam dan luar negeri.
v   Seringkali terdapat pelanggan yang tidak dapat mendeskripsikan rangkaian bunga yang diinginkan, sehingga diperlukan kesabaran yang tinggi dalam menghadapi konsumen seperti ini.  Salah satu alterantif solusinya adalah dengan memajang foto hasil rangkaian di website/situs usaha, dan foto-foto tersebut dijadikan sebagai rujukan dasar untuk pemesanan.
v   Kesegaran bunga adalah salah satu ukuran layanan dari usaha bunga, sehingga menjaga kesegaran bunga walaupun sulit dan  tidak mudah harus diutamakan dalam melayani pelanggan. Karena itu, usah ini harus menguasi tata cara dan teknik menjaga stok bunga agar tetap segar dan siap segera dikirim kepada pelanggan.
v   Usaha bunga seringkali tidak mengenal waktu, artinya sedia setiap saat.  Terlebih-lebih jiak usaha bunga menggunakan me­dia e-bisnis datau internet sebagai media transaksi atu display/toko dari produk yang dihasilkan. Besar kemungkinan ada pelanggan yang memesan pada malam hari dan dalam waktu sesegera mungkin menginginkan dapat terkirim dan diterima oleh pelanggan. Oleh karena itu, usaha ini membutuhkan kepiawaian dalam mengelola produk dan konsumen termasuk pula hal-hal di luar dugaan.


2.1         Teknik Menjalankan Usaha Merangkai Bunga (Florist)
Kualitas hasil rangkaian yang bagus, menarik pelanggan,  dan memuaskan konsumen merupakan bagian dari promosi usaha. Sebagai promosi awal, usaha bunga dapat melakukan beberapa strategi berikut:

v   Melakukan kunjungan dan sering mengikuti pameran bunga dan disertai dengan membagi-bagikan kartu nama perusahaan kepada para pengunjung, sehingga usaha yang dimilikidapat diketahui, dikenal, dan diingat oleh calon pelanggan hingga suatu saat akan melakukan pembelian bunga kepada perusahaan.
v   Melakukan promosi melalui pameran industri kreatif atau eksebisi bunga, selalu mengenalkan produk rangkaian bunga kepada khalayak/pelanggan pada berbagai event pameran.
v   Memberikan bunga hasil rangkaian kepada teman sejawat, kerabat, atau rekan lainnya sebagai hadiah dengan menyisipkan kartu nama selain kartu ucapan sekaligus sebagai media promosi. Memanfaatkan situasi, misalnya saat hari raya dan lain sebagainya.
v   Memberikan potongan harga atau diskon kepada pelanggan agar pembeli merasa puas dan mau menjadi pelanggan setia terhadap produk yang dihasilkan.
v   Memperluas jaringan usaha dan kerjasama baik domestik maupun luar negeri. Jika usaha bunga menggunakan website/situs di internet, maka sebaiknya diterjemahkan kedalam beberapa bahasa atau minimal menggunakan bahasa Inggris. Keadan ini untuk mengatisipasi peluang dan kebutuhan orang asing, yaitu  biasanya orang asing akan meme­san bunga untuk diberikan kepada koleganya di Indonesia.
v   Selalu meningkatkan kemampuan dan kemahiran diri dalam merangkai bunga dengan membaca dan memperhatikan trend yang aktual dan sedang berkembang.
v   Memberikan layanan prima, terutama tepat waktu, tepat jenis bunga, tepat harga, dan ramah layanan

2.2          Aspek Perijinan Membuka Cabang/ Usaha
Hidup dalam Negara yang mempunyai landasan hokum yang kuat, untuk memperoleh ijin membuka suatu cabang yang kita kelola harus memenuhi beberapa prosedur. Usaha merangkai bunga termasuk usaha yang mudah. Izin usaha mencakup izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Tempat Usaha (SITU) atau minimal Izin Gangguan (HO);Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).  Adapun izin yang berhubungan bentuk usahanya juga harus dipersiapkan saat akan mengajukan izin. Beberapa dokumen yang harus ada untuk usaha perorangan :
v   KTP, jika ini merupakan usaha perorangan;
v   Fotokopi bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terakhir;
v   Tanda Daftar Perusahaan (TDP);
v   Surat Pengantar dari Kecamatan untuk mengurus  HO dan SITU ke Dinas Perizinan;
v   Surat Pernyataan tidak keberatan dari tetangga terdekat

2.3          Perkiraan Pembiayaan Usaha Merangkai Bunga
Modal awal
Peralatan merangkai bunga dan parsel                                Rp        500.000,-
Sewa tempat untuk 1 tahun                                                Rp   12.000.000,-
Media promosi                                                                    Rp     1.000.000,-   +
Total modal awal                                                                Rp   13.500.000,-

Pendapatan
Pendapatan merangkai bunga per bulan                             Rp     2.500.000,-
Pendapatan merangkai parsel per bulan                              Rp     2.500.000,-
Penjualan bunga dan dalaman parsel                                  Rp     2.000.000,-   +
Total pendapatan kotor per bulan                                     Rp     7.000.000,-

Pengeluaran
Stok bunga dan dalaman parsel                                          Rp     1.000.000,-
Stok perlengkapan                                                               Rp        500.000,-
Gaji pegawai 1 orang                                                          Rp     1.000.000,-
Sewa tempat per bulan (Rp 2.000.000,- : 12)                     Rp     1.000.000,-   +
Total pengeluaran per bulan                                             Rp     3.500.000,-
Total pendapatan per bulan                                               Rp     3.500.000,-


BAB III
SIMPULAN
Dari uraian singkat diatas maka dapat Saya simpulkan bahwa Florist merupakan suatu kegiatan seni merangkai bunga yang merupakan suatu kegiatan seni merangkai bunga yang merupakan salah satu bentuk pendayagunaan kekayaan flora. Keberhasilan suatu usaha ini dapat dilakukan dengan berbagi hal seperti; mengikuti kursus atau work shop pelatihan merangkai bunga, mengetahui bagaimana cara pemasaran produk yang baik, mencari pemasok bunga yang murah namun berkualitas baik.
Selain mengetahui bagaimana cara yang dapat dilakukan guna mengembakan suatu usaha florist, maka terdapat juga hal-hal yang harus diwaspadai dalam menjalankan usaha ini seperti halnya; rangkaian bunga yang masih standard, pelayanan terhadap konsumen, pemasok yang terbatas untuk bunga-bunga impor dimana para pelanggan sering merasa tidak mendapatkan sesuai keinginannya. Selain itu juga ada cara-cara yang dapat kita lakukan untuk memperluas jaringan usaha kia ini yang dapat dilakukan dengan mengikuti berbagai pameran bunga, melakukan kunjungan pameran bunga, memberikan potongan harga, memberikan bunga kepada rekan sejawat dengan menyisipkan kartu sebagai salah satu media promosi.
Jadi, usaha bunga (florist) akan semakin meraup keuntungan lebih besar manakala usaha ini diikuti dengan kesukaan atau hobi merangkai bunga.